Pilih Bahasa :   Bahasa |        English  
10 September 2010

     Cari :
Pencarian Lebih Lanjut

Restoran & Cafe Samudra Info lebih lengkap klik Menu Restoran/Cafe
Provinsi Nanggoe Aceh Darussalam Provinsi Nanggoe Aceh Darussalam
UNDP Indonesia UNDP Indonesia - Aceh
visitaceh on Facebook visitaceh On Facebook




















 
Cetak


Berita Seputar Aceh


Teras Berita Seputar Aceh
 
  "Kilometer Nol" Objek Wisata Sejarah
Rabu, 22 Juli 2009

 
 
Banda Aceh, (Waspada Online) - Tugu Kilometer Nol (0) di Kota Sabang, Provinsi Aceh (NAD), di ujung paling barat Negara Republik Indonesia menarik dikunjungi dan bisa menjadi objek wisata sejarah nusantara jika dikembangkan sesuai potensinya, kata seorang tokoh masyarakat setempat.

"Lokasi ini (kilometer Nol) banyak dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara, apalagi setelah jalan menuju tempat bersejarah tersebut kini sudah mulus. Kini yang diperlukan kiat untuk mempromosikannya," kata tokoh masyarakat setempat, Adnan Hasyim, di Sabang, tadi pagi.

Sarana transportasi menuju tugu kilometer nol yang diresmikan mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala BPPT BJ Habibie sekitar tahun 1997 itu sudah selesai dibangun Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias sepanjang 29 Km dari pusat kota Sabang.

Tugu kilometer nol, tempat dimulainya penghitungan kilometer pertama di Indonesia, Sabang (Pulau Weh) yang memiliki potensi di sektor pariwisata itu akan menarik dikunjungi wisatawan nusantara dan mancanegara bila pengelolaannya dilakukan secara maksimal.

Pemandangannya indah. Sore hari bisa kita saksikan matahari terbenam karena berada ujung paling barat di pulau tersebut. Sepanjang jalan menuju lokasi tugu kilometer nol dikelilingi hutan dan pantai, sehingga keindahannya dapat dinikmati pengunjung, apalagi puluhan monyet/kera bisa ditemui di pinggir jalan, yang bisa jadi menambah dayak tarik bagi pencinta wisata flora dan fauna.

Wakil Walikota Sabang, Islamuddin mengatakan, Pemerintah sedang berupaya menata kembali lokasi tugu kilometer nol tersebut sejalan dengan selesainya pembangunan jalan yang dilakukan Pemerintah melalui BRR Aceh-Nias beberapa bulan lalu.

"Kami berupaya mengembangkan berbagai potensi wisata yang terdapat di Sabang, termasuk objek dan daya tarik wisata bawah laut di Gapang-Iboih. Pengembangan potensi wisata diprioritaskan untuk mendongkrak penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," katanya. (dat04/ann)



 
   Informasi Pariwisata
Direktori Akomodasi
Direktori Transportasi
Direktori Tour dan Travel



  Informasi Wisata
Tempat Wisata berdasarkan objek wisata
Tempat Wisata berdasarkan Lokasi Kabupaten
Direktori Akomodasi
Direktori Transportasi
Direktori Tour dan Travel








     Teras    Peta Situs    Hubungi Kami
  Developed by Netcentric